Jumat, 28 November 2008

Waktu Untuk BerDoa Dan MemuJi

Bilamana kesulitan dan kesusahan mengelilingi kita, maka kita harus lari kepada Allah, dan dengan yakin mengharapkan pertolongan dari Dia yang berkuasa menyelamatkan dan sanggup untuk melepaskan. Kita harus meminta berkat Allah jika kita mau menerimanya. Doa adalah suatu kewajiban dan suatu keperluan; tetapi tidakkan kita melalaikan pujian? Tidakkah kita seharusnya lebih sering menyempaikan terima kasih kepada Sang Pemberi segala berkat kita? Kita perlu mengembangkan rasa syukur. Kita harus sering merenungkan dan mengingat kembali akan kemurahan-kemurahan Allah, dan memuji serta memuliakan nama-Nya yang kudus, bahkan ketika kita sedang melalui kesusahan dan penderitaan . . .

Kebaikan Tuhan penuh kemurahan besar bagi kita. Ia tidak pernah akan meninggalkan atau membiarkan mereka yang percaya pada-Nya. Jika kita mau sedikit memikirkan dan membicarakan tentang kesusahan kita, dan lebih banyak tentang kemurahan dan kebaikan Allah, maka kita akan mendapati diri kita terangkat ke atas jauh dari kemurungan dan kesedihan kita. Saudara-saudari, engkau yang merasa bahwa sedang memasuki suatu jalan yang gelap, dan seperti para tawanan di Babel, harus menggantungkan harapanmu di atas pohon, marilah kita menjadikan kesusahan itu ke dalam nyanyian yang menggembirakan. Engkau dapat mengatakan, bagaimana saya bisa menyanyi, dengan kemungkinan gelap di hadapan saya, dengan beban kesusahan dan kehilangan di dalam diri saya? Tetapi sudahkan kesusahan di bumi ini menghilangkan dari kita Sahabat penuh kuasa itu yang telah kita miliki? Tidakkah seharusnya kasih yang ajaib itu dalam memberikan anak-Nya yang kekasih menjadi tema sorang pujian yang terus menerus? Bilamana kita membawa permohonan kita ke takhta kasih karunia, janganlah kita melupakan juga lagu untuk ucapan syukur. "Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku" (Mazmur 50:23). Selama Juruselamat kita hidup, kita mempunyai alasan untuk bersyukur dan memuji dengan tidak berkeputusan.

0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com